Beranda » Uncategorized » MTsN 2 Lamongan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Deep Learning

MTsN 2 Lamongan Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Deep Learning

Lamongan, 17 Juni 2025 – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lamongan hari ini memulai sebuah terobosan penting dalam dunia pendidikan dengan menyelenggarakan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Deep Learning. Acara yang berlangsung mulai tanggal 17 hingga 19 Juni 2025 ini bertempat di ruang guru MTsN 2 Lamongan dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan (GTK).

Workshop ini bertujuan untuk membekali para guru dengan pemahaman mendalam tentang kurikulum berbasis cinta yang diinisiasi oleh Kementerian Agama, serta metode pembelajaran Deep Learning yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Lamongan, Bapak Asman, S.Ag, M.Pd menyampaikan harapannya agar workshop ini dapat menjadi momentum bagi para guru untuk mengembangkan diri dan menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna. “Kami berharap, melalui kurikulum berbasis cinta dan pendekatan Deep Learning, para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan akhlak mulia,” ujar Bapak Asman.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, Bapak H. M. Muhlisin Mufa, S.Ag, M.Pd.I. Dalam sambutannya, Bapak Muhlisin Mufa menyampaikan pembinaan yang penuh inspirasi. Beliau mengawali dengan pantun, “Perahu berlayar di tengah samudra, membawa asa menuju cita. Workshop hari ini penuh makna, untuk pendidikan yang lebih utama.”

Materi Pembinaan Kepala Kemenag Lamongan

Bapak H. M. Muhlisin Mufa, S.Ag, M.Pd.I. dalam pembinaannya menekankan bahwa perubahan adalah sunatullah. Beliau mengilustrasikan dengan peristiwa turunnya perintah “Iqra'” kepada Nabi Muhammad SAW pada usia 40 tahun, yang menjadi tonggak awal perubahan besar dalam sejarah Islam. Pada fase Makkah selama 13 tahun, fokus dakwah adalah materi keimanan dan akhlak. Kemudian, ketika hijrah ke Madinah, dakwah berkembang yang mencakup berdagang dan akhlak, menunjukkan adaptasi terhadap kebutuhan zaman.

Bapak Muhlisin Mufa juga mengaitkan konsep Deep Learning dengan sejarah ulama terdahulu, mencontohkan kisah Imam Syafi’i dan muridnya, Ahmad bin Hanbal. Beliau menjelaskan bahwa hakikat Deep Learning telah dipraktikkan sejak zaman ulama, di mana pemahaman mendalam dan penguasaan ilmu dilakukan secara komprehensif.

“Islam adalah agama Allah yang akan selalu dijaga oleh-Nya,” tegas Bapak Muhlisin Mufa. “Dan GTK memiliki peran penting untuk ikut serta menjaga agama Allah melalui pendidikan.”

Beliau juga menyoroti relevansi Qur’an Surat An-Nisa ayat 28 yang mengingatkan agar tidak meninggalkan generasi yang lemah. Oleh karena itu, perubahan kurikulum menjadi sebuah keniscayaan agar sesuai dengan tuntutan zaman.

Bapak Muhlisin Mufa memaparkan kilas balik perjalanan kurikulum pendidikan di Indonesia mulai 1947: Kurikulum Rencana Pelajaran,1952: Kurikulum Rencana Pelajaran Terurai, 1964: Kurikulum Rencana Pendidikan, 1968: Kurikulum 68, 1975: Kurikulum 75 (dianggap kurang relevan karena menempatkan guru sebagai satu-satunya sumber belajar), 1984: Kurikulum 84 / CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif), guru sebagai salah satu sumber belajar dan 1994: Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), 2013: Kurikulum 2013 (Kurtilas), 2021: Kurikulum Merdeka (Kurmer) dan terbaru tahun 2025: Kurikulum Cinta

“Kementerian Agama menghadirkan Kurikulum Cinta, karena cinta sekarang sudah langkah.,” pungkas Bapak Muhlisin Mufa, menegaskan filosofi di balik kurikulum terbaru ini.

Materi pertama


Usia acara penutupan dilanjutkan materi pertama oleh H. Khoirul Anam, S.Ag, M.Ag selaku Kasubag TU, Kemenag Lamongan dan sebagai Plt Pedma Kemenag Lamongan menekankan pentingnya moderasi beragama dalam lingkungan Madrasah.

Dalam sebuah kesempatan, pak Anam menyatakan bahwa guru hendaknya menjadi agen utama dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik. Beliau menggarisbawahi kisah Nabi Ibrahim AS yang senantiasa berpuasa namun membatalkannya demi menghormati tamu sebagai teladan nyata, menunjukkan bahwa menghormati sesama merupakan bagian integral dari ibadah dan esensi moderasi.

Dan pak Anam berharap Workshop ini dapat menjadi bekal berharga bagi para guru MTsN 2 Lamongan untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga menumbuhkan cinta, akhlak mulia, dan pemahaman mendalam pada diri peserta didik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Berita Lainnya

  • Cetak Pemimpin muda berprestasi: Pengurus MPK dan OSIM MTsN 2 Lamongan Ikuti LDKMS di Duyung Hill Trawas

    Cetak Pemimpin muda berprestasi: Pengurus MPK dan OSIM MTsN 2 Lamongan Ikuti LDKMS di Duyung Hill Trawas

    • Sabtu, 8 November 2025

    Mojokerto – Pengurus Majelis Perwakilan Kelas (MPK) dan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 2 Lamongan periode 2025/2026 secara resmi dibekali dengan ilmu kepemimpinan dan manajerial melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan dan Manajemen Siswa (LDKMS). Kegiatan intensif ini dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 8 hingga 9 Oktober 2025, bertempat di lokasi yang asri, Duyung […]

    Selengkapnya »
  • Expo Studi Lanjut & Penyuluhan Kesehatan dari Puskesmas Glagah

    • Rabu, 8 Februari 2023

    Lamongan, 8 Februari 2023 MTsN 2 Lamongan mengadakan dua kegiatan tambahan sekaligus yaitu Expo Studi Lanjut bagi siswa kelas 9 dan Penyuluhan Kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Glagah. Expo Studi Lanjut ini di diperuntukkan kelas 9 yang bertujuan untuk membantu siswa dalam mengatasi kesulitan dalam menentukan sekolah mana yang akan dituju untuk memperoleh pendidikan yang sesuai dengan minatnya […]

    Selengkapnya »
  • MTsN 2 Lamongan Bekali Siswa Life Skill Dengan Ekstra Tata Busana

    • Selasa, 21 November 2023

    Generasi muda saat ini tak hanya di tuntut unggul dalam bidang akademik tetapi juga non akademik. Untuk mensiasati hal itu, MTsN 2 Lamongan mengadakan ekstra Tata Busana pada tahun 2023 ini. Pihak madrasah sudah menyediakan ruangan tersendiri untuk ekstra tata busana ini lengkap dengan peralatan seperti mesin jahit serta benang. Untuk peserta ekstra tata busana […]

    Selengkapnya »
  • Terima Kasih Ibu Nur Endah

    • Rabu, 22 Desember 2021

    Selamat atas dilantiknya ibu Nur Endah Mahmudah,S. Ag.M.PdI sebagai kepala MAN 1 Lamongan .Terimaksih atas segala dedikasi ..komitmen .. kerjasama dan kerja keras panjenengan dalam memajukan MTs Negeri 2 Lamongan ..Semoga segala jerih upaya panjenengan mendapat ridho Allah SWT dan mendapatkan pahala yg berlimpah …Selamat berjuang dan semoga sukses selalu ditempat dinas yang baru….Mohon maaf […]

    Selengkapnya »
  • MTsN 2 Lamongan Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026

    MTsN 2 Lamongan Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2026

    • Kamis, 22 Oktober 2026

    LAMONGAN — Suasana khidmat dan penuh semangat menggema di halaman utama MTs Negeri 2 Lamongan pada Kamis, 22 Oktober 2026. Seluruh civitas akademika, mulai dari siswa-siswi, guru, hingga staf tata usaha, berkumpul dalam pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026. Sejak pagi hari, lapangan madrasah tampak memutih dan dipenuhi nuansa khas pesantren. Sesuai […]

    Selengkapnya »
  • Ekstrakurikuler sebagai Sarana Pengembangan Bakat dan Minat Siswa

    Ekstrakurikuler sebagai Sarana Pengembangan Bakat dan Minat Siswa

    • Minggu, 29 Maret 2026

    Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui berbagai kegiatan di luar jam pelajaran. Salah satu kegiatan yang memiliki peran penting dalam pengembangan siswa adalah ekstrakurikuler. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan bakat dan minat mereka secara lebih luas. Ekstrakurikuler mencakup berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga organisasi. Setiap siswa […]

    Selengkapnya »