Info Sekolah
Minggu, 05 Apr 2026
  • Madrasah Islami, Berteknologi, Berwawasan Lingkungan Dan Berakhlaqul Karimah. PTSP=>CERIA (Cepat, Efisien, Ramah, Inovatif, Akuntabel)
  • Madrasah Islami, Berteknologi, Berwawasan Lingkungan Dan Berakhlaqul Karimah. PTSP=>CERIA (Cepat, Efisien, Ramah, Inovatif, Akuntabel)
14 Februari 2026

Wujudkan Madrasah maju, berkah dan berprestasi, MTsN 2 Lamongan Gelar Workshop “Kurikulum Berbasis Cinta” dan Deep Learning

Sab, 14 Februari 2026 Dibaca 178x Kabar Madrasah

 

LAMONGAN – MTsN 2 Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam bertransformasi menjadi lembaga pendidikan unggulan. selama dua hari, 13–14 Februari 2026, madrasah ini menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi pedagogik sekaligus memperkuat karakter pendidik.

Pembukaan dan Pembinaan, Guru adalah Profesi mulia
Acara dimulai di Ruang Guru MTsN 2 Lamongan dengan sambutan hangat dari Kepala Madrasah, Asman, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika dan melaporkan capaian luar biasa terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur inden yang telah menembus angka 196 yang terbagi di Kelas Unggulan IT, Tahfidz, Kelas Olahraga serta Reguler

Sesi pembinaan utama diisi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Lamongan, Drs. H. Banjir Sidomulyo, M.Pd. Beliau menekankan lima poin krusial bagi kemajuan madrasah:

1. Eksistensi Madrasah: Madrasah kini telah berubah menjadi lembaga yang maju dan berprestasi, mampu bersaing ketat dengan sekolah umum di bawah naungan Dinas Pendidikan.

2. Totalitas dan Disiplin: Guru dituntut bekerja total, disiplin waktu, dan tanggap terhadap regulasi terbaru, termasuk SE Sekjend Kemenag RI No 27 Tahun 2025 tentang pelaksanaan lingkungan Aman, sejuk, ramah dan Indah (eko-teologi ramah lingkungan)

3. Kesejahteraan dan Pengabdian: Mengingat tunjangan dan gaji yang telah diberikan negara, guru harus menjawabnya dengan semangat belajar dan penerapan pembelajaran berbasis cinta.

4. Sinergi dan Inovasi: Kepala Madrasah dan seluruh stakeholder harus bahu-membahu melalui inovasi dan supervisi berkala demi mewujudkan madrasah yang mendunia.

5. Apresiasi Jalur Inden: Beliau secara khusus memuji antusiasme masyarakat terhadap MTsN 2 Lamongan yang terbukti dari tingginya angka pendaftar jalur inden.

Literasi dan Teknologi: Dari Menulis Buku hingga Alat Ajar Digital
Setelah sesi pembinaan, antusiasme peserta dipacu oleh Hanif Azhar, M.Pd. Penulis 12 buku sekaligus trainer pengembangan pendidikan ini membagikan kiat sukses menulis buku. Sesi ini bertujuan agar para guru tidak hanya mengajar, tetapi juga mampu mendokumentasikan pemikirannya dalam bentuk karya literasi.

Memasuki sesi kedua, suasana berpindah ke Villa Arca Cottage, Trawas, Mojokerto
Di bawah udara sejuk pegunungan, para peserta menerima materi teknis dari Dr. Zanuar Ahmad Anshor, M.Pd., M.Ed., Widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya. Beliau membedah strategi merancang dan menerapkan alat ajar digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi masa kini.

Fokus pada Kualitas Evaluasi
Sebagai penutup rangkaian workshop, kegiatan diisi dengan agenda teknis oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) MTsN 2 Lamongan.

Para guru melakukan: Telaah Soal Sumatif Tengah Semester (STS) Genap, telaah Soal Sumatif Akhir Semester (SAS) Genap dan persiapan Soal Ujian Madrasah (UM).

Langkah ini diambil untuk memastikan standar kualitas soal ujian tetap terjaga dan mampu mengukur kemampuan siswa secara akurat sesuai prinsip Deep Learning.

“Madrasah kita tidak hanya mengejar angka pendaftar, tapi mengejar kualitas pengabdian yang berbasis pada kasih sayang (cinta) kepada peserta didik,” — Asman, S.Ag., M.Pd.

Acara secara resmi ditutup oleh Kepala Madrasah dengan harapan besar agar ilmu yang didapat selama dua hari ini segera diimplementasikan di ruang-ruang kelas.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar