Solo, 23 Mei 2025 – Keluarga besar Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 2 Lamongan hari ini berkumpul dalam sebuah acara Family Gathering yang penuh kehangatan di Hall Hotel Amerelo Solo. Acara ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, namun juga diisi dengan pembinaan penting yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan, H. Muhammad Muklisin Musa, S. Ag, M.PdI.
Harapan Kepala MTsN 2 Lamongan Kepala MTsN 2 Lamongan, Bapak Asman, S.Ag dalam sambutannya mengungkapkan harapannya agar acara ini dapat membagun semangat kebersamaan, menumbuhkan cinta, peduli dan rasa memiliki agar madrsah lebih baik berkah dan berprestasi. Dan di akhir sambutaan kegiatan ini hendakanya menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan madrasah. “Semoga melalui Family Gathering ini, semangat kebersamaan kita semakin tumbuh, dan kita semua termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi MTsN 2 Lamongan,” ujar Pak Asman.
Pembinaan dari Kepala Kemenag Lamongan: ASN Ber-ANEKA Pembinaan yang dinanti-nantikan kemudian disampaikan oleh Bapak H. Muhammad Muklisin Musa, S.Ag, M.Pd.I Mengawali arahannya, beliau menekankan pentingnya rasa syukur bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) atas segala limpahan rezeki yang telah diterima.
Lebih lanjut, Bapak Mukhilisin Musa menguraikan lima prinsip penting yang harus dimiliki oleh setiap ASN, yang beliau singkat dengan ANEKA:
A – Anti Korupsi: Beliau menekankan bahwa ASN harus menjunjung tinggi integritas dengan melaksanakan tugas secara jujur dan menghindari segala bentuk korupsi, termasuk hadir dan pulang tepat waktu sebagai bentuk disiplin.
N – Nasionalisme: Setiap ASN diharapkan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, mencintai tanah air, dan berdedikasi untuk kemajuan bangsa melalui tugas-tugasnya di madrasah.
E – Etika Publik: ASN wajib menjaga etika publik sesuai dengan norma agama dan nilai-nilai luhur, mencerminkan pribadi yang santun dan profesional dalam berinteraksi dengan masyarakat.
K – Komitmen Mutu: Bapak Mukhilisin Musa menegaskan bahwa ASN harus memiliki komitmen kuat untuk terus meningkatkan kualitas diri dan madrasah. Inovasi dan peningkatan layanan menjadi kunci dalam komitmen mutu ini.
A – Akuntabilitas: Terakhir, setiap ASN dituntut untuk memiliki akuntabilitas, yaitu kemampuan mempertanggungjawabkan setiap tindakan dan keputusan yang diambil dalam melaksanakan tugas.
Pembinaan ini disambut antusias oleh seluruh GTK MTsN 2 Lamongan. Diharapkan, poin-poin yang disampaikan dapat menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari, demi kemajuan madrasah dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tinggalkan Komentar