Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama Kab. Lamongan menyemarakkan Peringatan Hari Amal Bakti Ke 80 dengan menggelar lomba “Menghias Tumpeng”.“Alhamdulilah pagi ini ada inovasi dan kreasi dari DWP Kemenag Kab. Lamongan dengan mengadakan lomba kreasi tumpeng dengan peserta dari (Kantor Kemenag, Satker, KUA, Pengawas) tingkat Kota/Kab,” ujar Bpk. Kasubag (Anam), saat membuka yang didampingi Ketua DWP Kemenag Kab. Lamongan. MTsN 2 Lamongan ikut dan meriahkan acara tersebut dengan Tim dan Chef SISs (Miftakhuddin & Nur Shodiq). Menurutnya (Chef SISs), kegiatan ini sangat menarik dan sesuai dengan tema dan program Kementerian Agama, yakni tahun toleransi. Tema yang diambil adalah: “Peran strategi Dharma Wanita Persatuan dalam pendidikan anak bangsa untuk Indonesia Emas 2045”. “Panitia membuat tema yang sesuai dengan program prioritas dengan mengadakan lomba menghias tumpeng,” jelasnya. Dalam kesempatan ini, Kakanwil mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam berpartisipasi memeriahkan Hari Amal Bakti Kementerian Agama. “Kami berharap, inovasi dan kreasi ASN Kementerian Agama tidak hanya terkait amal bakti tetapi berlanjut menjadi penguatan ekonomi keluarga,” pungkasnya. Sekedar informasi, usai upacara peringatan HAB Ke 77 Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta mengadakan berbagai kegiatan, seperti nikah gratis, bazar dan kreasi tumpeng kerukunan.
Lomba Fashion Show Bahan Daur Ulang Tumbuhan Meriahkan HUT DWP ke-26, Hari Ibu, dan HAB Kemenag ke-80 di Kemenag Kabupaten Lamongan
Dalam rangka memperingati HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26 dan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 Tahun 2026, DWP Kementerian Agama Kabupaten Lamongan juga menyelenggarakan Lomba Fashion Show yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme di Aula utama.
Kegiatan ini penting untuk menjaga kekompakan dan semangat positif di lingkungan DWP.
Lomba fashion show menampilkan para peserta dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag Kabupaten Lamongan.
Untuk menjamin objektivitas dan kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri dari kalangan desainer profesional dan guru seni yang telah menorehkan prestasi di berbagai ajang fashion tingkat lokal maupun nasional. Pawai fashion show dari seluruh satker menjadi momen yang paling ditunggu, menampilkan busana kreatif, anggun, dan sarat pesan budaya yang berhasil memukau penonton.
Tinggalkan Komentar